Mata merupakan salah satu organ penting manusia yang
berfungsi untuk membantu kita untuk melihat dengan jelas. Namun, berbagai
gangguan pada mata bisa terjadi akibat faktor usia, alergi, sampai kebiasaan kita
sehari-hari. Dua masalah yang cukup sering dialami masyarakat umumnya adalah
mata gatal dan berair serta katarak. Kondisi ini tentu tidak boleh dianggap
remeh karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan bisa menurunkan
kualitas penglihatan kita.
Kali ini kita akan membahas penyebab mata gatal dan berair,
hubungannya dengan mata katarak, serta cara penanganan yang tepat supaya
kesehatan mata kita tetap terjaga.
Apa Itu Mata Katarak
Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh
sehingga penglihatan tampak kabur seperti melihat melalui kaca berembun.
Penyakit ini pada umumnya berkembang secara perlahan dan lebih sering dialami
oleh orang yang sudah lanjut usia. Namun, tidak menutup kemungkinan katarak
juga bisa terjadi pada usia muda akibat faktor tertentu.
Pada penderita mata katarak, cahaya yang masuk ke mata tidak
dapat diteruskan dengan baik ke retina. Akibatnya, penglihatan manjadi buram
dan sensitivitas terhadap cahaya meningkat.
Beberapa gejala umum mata katarak adalah:
- Penglihatan kabur atau berkabut
- Mata lebih sensitif terhadap cahaya
- Sulit melihat pada malam hari
- Warna terlihat pudar
- Sering mengganti ukuran kacamata
- Muncul lingkaran cahaya saat melihat lampu
Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka katarak dapat
menyebabkan gangguan penglihatan yang semakin parah.
Penyebab Mata Gatal dan Berair
Mata gatal dan berair sering kali dianggap masalah yang
ringan. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan mata
tertentu. Berikut ini ada beberapa penyebab yang paling umum.
Alergi
Alergi mata dapat dipicu oleh debu, serbuk bunga, bulu
hewan, hingga asap rokok. Reaksi alergi biasanya menyebabkan mata terasa gatal,
merah, dan berair secara perlebihan.
Infeksi Mata
Infeksi mata karena bakteri atau virus pada mata dapat
menyebabkan iritasi, pembengkakan, dan keluarnya cairan berlebih. Kondisi ini
sering disebut juga dengan konjungtivitis.
Mata Kering
Meski terdengar bertolak belakang. Mata kering justru dapat
memicu produksi air mata berlebih sebagai respon alami tubuh. Mata biasanya
terasa perih, gatal, dan tidak nyaman.
Paparan Gadget yang Berlebihan
Menatap layar komputer
atau ponsel yang terlalu lama akan membuat mata cepat lelah dan iritasi.
Kebiasaan ini juga bisa meningkatkan risiko gangguan penglihatan di kemudian
hari.
Pengaruh Katarak
Pada beberapa kasus, penderita katarak juga mengalami mata
berair akibat iritasi dan penurunan kualitas penglihatan. Oleh karena itu,
penting sekali untuk mengenali gejala mata katarak sejak dini.
Faktor Risiko Katarak
Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang
mengalami katarak, antara lain:
- Usia lanjut
- Diabetes
- Paparan sinar ultraviolet berlebihan
- Kebiasaan merokok
- Konsumsi alkohol
- Riwayat cedera mata
- Penggunaan obat steroid jangka panjang
Selain itu, pola hidup yang tidak sehat juga dapat
mempercepat munculnya mata katarak.
Cara Penanganan Mata Gatal dan Berair
Penanganan mata gatal dan berair perlu disesuikan dengan
penyebabnya. Berikut ini beberapa langkah yang dapat Anda lakukan.
Menghindari Pemicu Alergi
Jika mata terasa gatal disebabkan karena alergi, hindari
faktor pemuci sepertu debu dan asap. Gunakan kacatama saat berada di luar
ruangan untuk melindungi mata.
Kompres Dingin
Kompres dengan air dingin dapat membantu meredekan rasa
gatal dan mengurangi pembengkakan pada mata.
Menggunakan Obat Tetes Mata
Obat tetes dapat membantu mengurangi iritasi dan menjaga
kelebapan mata. Namun penggunaan obat tetes mata sebaiknya sesuai dengan
anjuran dokter dan tidak boleh sembarangan.
Membatasi Penggunaan Gadget
Istirahatkan mata Anda secara berkala saat bekerja di depan
layar. Terapkan aturan 20-20-20, yaitu melihat objek sejauh 20 kaki selama 20
detik setiap 20 menit.
Menjaga Kebersihan Mata
Hindari menyentuh atau menggosok mata dengan tangan yang
kotor karena dapat memperparah iritasi dan menyebabkan infeksi.
Cara Mengatasi Mata Katarak
Berbeda dengan iritasi ringan, katarak tidak dapat sembuh
hanya dengan obat tetes mata saja. Penanganan
utamanya untuk mata katarak adalah melalui prosedur operasi.
Operasi katarak dilakukan dengan mengganti lensa mata yang
keruh dengan lensa buatan agar penglihatan kembali jernih. Saat ini, teknologi
operasi katarak sudah semkin modern dan minim risiko.
Selain operasi, beberapa langkah berikut dapat membantu
memperlambat perkembangan katarak:
- Menggunakan kacamata hitam saat berada di bawah sinar matahari
- Mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan
- Mengontrol kadar gula darah
- Berhenti merokok
- Rutin memeriksa kesehatan mata
Pemeriksaan mata secara rutin sangat penting terutama bagi
orang berusia di atas 40 tahun agar gelaja mata katarak dapat terdeteksi lebih
awal.
Kapan Harus ke Dokter?
Segara konsultasikan ke dokter mata jika Anda mengalami
kondisi seperti berikut:
- Penglihatan semakin kabur
- Mata merah disertai nyeri
- Sensitif terhadap cahaya
- Mata terus berair dalam waktu yang lama
- Sulit melihat di malam hari
Pemeriksaan dini dapat membantu Anda mencegah komplikasi
yang lebih serius dan menentukan penanganan yang tepat.
Kesimpulan
Mata gatal dan berair dapat disebabkan oleh berbagai faktor
seperti alergi, infeksi, mata kering, hingga gangguan penglihatan seperti
katarak. Sementara itu, mata katarak merupakan kondisi yang serius yang dapat
menyebabkan mata menjadi keruh dan mengganggu penglihatan.
Menjaga kebersihan mata, menerapkan pola hidup sehat, serta
rutin memeriksakan kesehatan mata
menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan mata. Jika gejala semakin
parah, segera konsultasikan dengan dokter mata agar Anda segera mendapatkan
penanganan yang tepat dan efektif.
